PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Reja Framika menyoroti kondisi aspal landasan pacu pesawat atau runway yang ada di Bandara Tjilik Riwut.

Dia menilai kondisi aspal landasan dalam kondisi yang tidak mulus dan ada sebagian berlobang. Hal itu dirasakan mengurangi kenyamanan para pengguna transportasi udara.

"Bagi masyarakat yang cukup sering menggunakan pesawat untuk berpergian pasti akan merasakan ketidaknyamanan saat pesawat lepas landas atau mendarat. Kondisi aspal yang cukup bergelombang dan berlobang harus segera diperbaiki agar tak menimbulkan masalah," katanya, Kamis 16 Juni 2022.

Menurut legislator muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, megahnya bangunan bandara yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 2019 silam, kiranya harus mampu diimbangi ketersediaan infrastruktur yang juga berorientasi pada keselamatan, keamanan dan pelayanan.

"Sebagai bandara terbesar di Kalteng, kiranya runway dibenahi sebaik mungkin. Aspal yang tidak dalam kondisi terbaiknya, akan berbahaya. Apalagi lalu lintas udara yang melewati bandara ini cukup tinggi. Saya bisa berharap agar bisa dibenahi, dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat. Tak hanya pada peningkatan kapasitas saja," sebutnya.

Di sisi lain dengan terciptanya keamanan, kenyamanan maupun keselamatan pada transportasi udara maka akan berdampak baik bagi pemerintah daerah.

--page

Jika pengelolaan serta pengembangannya terintegrasi, seperti keadaan infrastruktur dalam maupun di luar lingkungan bandara, maka pemanfaatannya akan lebih maksimal lagi.

Traffic penerbangan meningkat, kunjungan ke daerah semakin tinggi serta penggunaan transportasi udara sebagai sarana pengembangan ekonomi, akan tercapai.

"Semua bisa dimulai dengan kenyamanan yang dirasakan penumpang pada saat menggunakan bandara, termasuk kondisi aspal runway yang ada. Semoga bisa segera dibenahi oleh Kementerian Perhubungan Udara ataupun Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng," tutupnya. (HENDRI/B-5)