BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah pengendara motor terjatuh di Jalan Rambutan, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Senin, 20 Juni 2022 malam. Mereka terjatuh karena jalan di kawasan setempat menjadi licin, dampak dari banyaknya tanah galian yang hampir memenuhi badan jalan.
Suri, warga sekitar menyebutkan, ada beberapa pengendara motor terjatuh sejak sore hari. Bahkan menurutnya sampai sekitar pukul 19.00 WIB masih ada korban yang terjatuh.
"Kalau sore ada sekitar dua sampai tiga pengendara motor yang terjatuh. Menjelang malam hari, ada sekitar empat pengendara motor terjatuh lagi," ucapnya.
Ia menyampaikan bahwa jalan tersebut merupakan jalan aspal. Namun, jalan itu menjadi licin karena jalan tertimbun ceceran tanah, diduga dari aktivitas penimbunan rencana gudang di kawasan RT 16.
"Tanah timbunan yang diangkut truk tercecer di aspal, sehingga pada saat hujan, jalan jadi licin," ungkapnya.
--page
Dia melanjutkan, akibat peristiwa tersebut, 7 pengendara motor mengalami luka-luka. Selain itu, ada beberapa motor juga mengalami kerusakan.
Dalam kesempatan yang sama, menurut Ketua RT 16 Sidorejo, M Jumri, kegiatan penimbunan tersebut sudah pernah ditegur.
"Mereka ini sudah kami hubungi, bahkan mereka berkelit bahwa timbunan itu tidak kejalan dan sudah kering. Kami pun dengan terpaksa menyuruh penimbun untuk turun dan melihat secara langsung benar tidaknya ada kejadian,” kata M Jumri, dengan nada kesal.
Ia menegaskan, apabila masih diteruskan dan tidak ada etikad baik, terpaksa pihaknya dan warga akan menghentikan kegiatan itu karena menurut mereka telah merusak aspal jalan. Di sisi lain, juga sudah banyak pemotor mengalami kecelakaan.
Sementara itu, Ketua RT 26, Dulhamid mengatakan, pascakejadian, pihaknya langsung menghubungi Damkar Kotawaringin Barat supaya memberikan bantuan penyemprotan tanah yang licin di aspal tersebut.
"Alhamdulillah, kami sangat apresiasi Damkar Kobar yang merespon cepat dan langsung melakukan penanganan," ucapnya kepada awak media.
Salah satu korban terjatuh, Fery mengatakan, saat itu, ia bersama teman perempuannya berkendara dari arah kawitan menuju padat karya Jalan Rambutan masuk RT 16 Kelurahan Sidorejo.
"Jalanya sedikit menurun, namun sesampainya di depan Masjid Nurul Islam, tiba-tiba terpeleset dan terjatuh. Kaki dan tangan terkilir dan luka sobek di bagian kaki hingga mengeluarkan darah. Untungnya ada warga yang membantu," sebutnya. (DANANG/B-7)









