BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menyebut ada beberapa komoditas utama ekspor Kalteng selama bulan Mei 2022.
Adapun komoditas itu yakni diantaranya batu bara dan lignit yang masuk dalam kelompok bahan bakar mineral, bijih alumunium, bijih timbal, bijih seng dan bijih zirkonium kelompok bijih logam, kerak, dan abu logam.
"Ada juga asam lemak monokarboksilat kelompok berbagai produk kimia, karet kelompok karet dan barang dari karet, serta kayu kelompok kayu dan barang dari kayu," kata Eko, Senin, 4 Juli 2022.
Diterangkan, jika dibanding dengan bulan sebelumnya, terjadi penurunan nilai ekspor untuk hampir semua golongan barang, kecuali kelompok bahan bakar mineral, berbagai produk kimia, kayu dan barang dari kayu, serta bahan kimia anorganik.
Ekspor bahan bakar mineral mengalami peningkatan nilai terbesar yaitu sebesar US$ 7,46 juta atau 1.47 persen. Sedangkan, penurunan nilai ekspor terdalam terjadi pada beberapa barang lainnya sebesar US$ 65,56 juta atau 99,95 persen.
Apabila dibanding dengan kondisi bulan yang sama di tahun sebelumnya yakni Mei 2021, pada Mei 2022 hampir semua golongan barang mengalami kenaikan nilai ekspor, kecuali kelompok kayu dan barang dari kayu, ampas dan sisa industri makanan, dan bahan kimia anorganik.
Komoditas bahan bakar mineral mengalami kenaikan ekspor terbesar yaitu senilai US$ 333,04 juta atau 182,47 persen, diikuti oleh kelompok bijih, kerak, dan abu logam US$ 17,19 juta atau 149,35 persen, serta berbagai produk kimia US$ 10,75 juta atau 726,35 persen dan lainnya.
--page
Sementara itu, komoditas yang termasuk dalam kelompok kayu dan barang dari kayu mengalami penurunan terbesar yakni senilai US$ 2,78 juta atau 24,32 persen.
Selanjutnya, secara kumulatif dari Januari-Mei 2022, ekspor Kalteng masih didominasi oleh komoditas bahan bakar mineral berupa batu bara senilai US$ 1.902,40 juta atau 78.56 persen dari total komoditas eskpor.
Selain itu, kelompok bijih, kerak, dan abu logam juga memberikan kontribusi besar yaitu sebesar 6,50 persen dari total ekspor Kalteng.
Kemudian, jika dilihat perkembangannya, total ekspor Kalteng meningkat secara kumulatif yakni sebesar 102.15 persen, dari US$ 1.197,39 juta pada Januari-Mei 2021 menjadi US$ 2.421,53 juta di Januari-Mei 2022. (DONNY D/B-6)









