BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo mengapresiasi kinerja Pemko Palangka Raya dari masa ke masa. Dia menilai Kota Cantik itu mengalami perubahan positif seiring perkembangan zaman.
Ucapan terima kasih dan apresiasi itu disampaikan Edy saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya ke-57 dan Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-65, Minggu 17 Juli 2022.
"Seperti kita ketahui bahwa tahun ini merupakan tahun keempat dalam pelaksanaan RPJMD tahun 2018-2023 dengan arah kebijakan pembangunan yaitu peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, untuk terwujudnya masyarakat cerdas," ucapnya.
Walaupun di tengah pandemi COVID-19 yang melanda secara berkepanjangan, pembangunan yang telah dilaksanakan tetap mampu bertahan dan menunjukkan berbagai perubahan. Hal tersebut antara lain ditunjukkan dengan adanya beberapa aspek kesejahteraan masyarakat dengan beberapa indikator.
Pertama, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Kota Palangka Raya Tahun 2021 sebesar 19,65 Triliun Rupiah sedikit turun dibandingkan pada tahun 2020 sebesar 18,28 Trilyun Rupiah.
Di antara Produk Dometik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Tingkat Prov. Kalteng, Kota Palangka Raya termasuk tiga besar bersama Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kedua, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2021 sebesar 80,82 Persen ada kenaikan 0,05 Persen pada capaian IPM tahun 2020 sebesar 80,77. Berdasarkan Data tahun 2021, dari 14 kabupaten/kota di Kalteng yang masuk kategori IPM tinggi sebanyak 7 kabupaten dan Kota Palangka Raya masuk kategori sangat tinggi.
IPM tersebut terdiri dari komponen kesehatan (angka harapan hidup), pendidikan (angka Harapan Lama Sekolah) serta ekonomi masyarakat (pengeluaran per kapita yang disesuaikan).
Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya, sekalipun ditengah kondisi pandemi COVID-19. Hal tersebut ditunjukkan dengan sejumlah kegiatan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dilakukan sehingga berdampak pada naiknya angka IPM.
Naiknya angka IPM ini sejalan dengan implementasi visi misi Wali Kota Palangka Raya berupa Smart Environment, Smart Society dan Smart Economy.
Ketiga, Rata-rata lama Sekolah (RLS) di Kota Palangka Raya mengalami peningkatan sebesar 0,01 dari tahun sebelumnya. Pada Tahun 2021, RLS Kota Palangka Raya sebesar 11,53 Tahun dibandingkan Tahun 2020 sebesar 11,52 Tahun.
RLS Kota Palangka Raya lebih tinggi dibandingkan dengan RLS Kalteng pada Tahun 2021 sebesar 8,64. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki RLS hingga jenjang Pendidikan SMA Kelas III.
--page
Keempat, Pendidikan di Kota Palangka Raya mengalami perkembangan yang ditunjukkan dengan meningkatnya angka Harapan Lama Sekolah (HLS) dan RLS. HLS Kota Palangka Raya Tahun 2021 sebesar 14,96 Tahun meningkat 0,01 dari Tahun 2020 yaitu sebesar 14,95 Tahun.
Kelima, Harapan Hidup Kota Palangka Raya mengalami peningkatan sebesar 0,03 dari tahun sebelumnya. Umur Harapan Hidup (UHH) Kota Palangka Raya di tahun 2021 sebesar 73,24.
Hal ini disebabkan karena perbaikan- perbaikan sarana prasarana fasilitas kesehatan diiringi dengan penambahan sumber daya kesehatan baik dokter, tenaga medis, dan lainnya sehingga mampu meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Terakhir, Nilai Tukar Petani (%) Kota Palangka Raya Tahun 2021 sebesar 104,55% meningkat dibandingkan pada Tahun 2020 yaitu sebesar 98,98%.
Disebutkan nilai tukar Petani merupakan produksi untuk mengukur daya beli atau daya tukar hasil produksi terhadap biaya kebutuhan konsumsi dan produksi rumah tangga petani produsen termasuk peternak dan nelayan. (HENDRI/B-11)









