BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS telah menyelesaikan pembayaran pembelian kembali atau buyback sebagian obligasi globalnya atau tender offer pada akhir Juli 2022.
Seperti dalam rilis pers SSMS kepada Borneonews pada Senin, 25 Juli 2022, menyebutkan bahwa pembayaran buyback ini dilakukan setelah perseroan menandatangani kesepakatan fasilitas pembiayaan sindikasi yang diberikan kepada perseroan yang dipimpin oleh dua bank nasional, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai joint mandated lead arranger and bookrunner atau JMLAB dengan nilai total pinjaman kredit senilai Rp 3,6 Triliun akhir Juni 2022 lalu.
"Perseroan membuka periode penawaran tender offer obligasi global pada 28 Juni 2022 sampai 8 Juli 2022. Global Bond Perseroan diterbitkan melalui anak usahanya yaitu SSMS Plantation Holding Pte. Ltd. di Singapura, senilai US$ 300 juta pada 24 Januari 2018," kata CFO Sawit Sumbermas, Jap Hartono.
Menurut Hartono, perseroan telah merampungkan kewajiban tender offer atas obligasi global perseroan yang telah diterbitkan oleh anak perusahaan.
"Langkah ini sangat tepat, Kami terus berinovasi guna keberlanjutan usaha dan memberikan yang terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya.
--page
Hartono menjelaskan bahwa penyelesaian obligasi global ini memang tidak seluruhnya dilakukan, karena perseroan melakukan secara sukarela bagi investor yang ingin pembelian dilakukan lebih cepat.
"Sisa dari obligasi yang belum bersedia mengikuti tender offer tersebut tetap akan berlaku hingga jatuh tempo, 23 Januari 2023," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/B-5)









