PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penjabat Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Anang Dirjo, mengajak seluruh kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), untuk membantu pemerintah daerah, dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dimana saat ini kasus kekerasaan seksul terhadap anak di bawah umur tengah meningkat.

"TP PKK telah di bentuk, dan sesaat lagi akan di lantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, setelah di kukuhkan, saya telah sampaikan kepada pengurus TP PKK Kobar, untuk membantu pemerintah daerah, dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak," Kata Pj Bupati Kobar Anang Dirjo, belum lama ini.

Menurut Anang Dirjo, keberadaan TP. PKK ini sebagai mitra kerja pemerintah daerah, selain melaksanakan tugasnya yang tertuang dalam 10 program pokok PKK, juga membantu pemerintah daerah dalam mensukseskan pembangunan serta menyampaikan berbagai informasi penting kepada masyarakat. 

"TP PKK ini kan jangkauannya sangat luas, mulai tingkat Kecamatan dan desa/Kelurahan, sehingga keberadaan TP PKK ini sebagai corong pemerintah daerah, dimana melalui gerakan TP PKK dapat memberikan informasi penting kepada masyarakat, seperti halnya penanganan stunting, dan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang UU KDRT dan UU perlindungan anak," ungkapnya.

Sebab menurutnya, dalam penanganan kasus kekerasaan seksul terhadap anak di bawah umur ini, perlu dukungan semua pihak, diantaranya TP PKK, untuk itu setelah kepengurusan TP PKK Kobar di Lantik, ada tugas berat yang harus di laksanakan, yakni menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

--page

"Kader TP PKK bisa memberikan sosialisasi tentang cara menjaga keluarganya dengan baik, ternasuk cara perpakaian yang sopan, sebab pelaku kekerasan seksual ini berada di dalam rumah selain ada di sekitar lingkungan yang terdekat, terjadinya kekerasan seksual ini karena adanya peluang, apabila keluarga kita sudah terjaga dan dalam pengawasan yang baik, maka tidak ada peluang bagi siapapun untuk melakukan kekerasan seksual," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga, Anang Dirjo mengimbau kepada masyarakat, khususnya orangtua agar memberikan pengawasan terhadap putra putrinya, jangan terlalu mempercayai orang lain  apalagi orang yang baru di kenal. (DANANG/B-5)