PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan berdasarkan perkembangannya neraca perdagangan internasional atau aktivitas ekspor impor Kalteng Juni 2022 tetap menunjukan nilai positif atau surplus.

"Akan tetapi nilai surplus perdagangan luar negeri Kalteng pada Juni 2022 itu mengalami penurunan sebesar 30,73 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$ 577,77 juta menjadi US$ 400,23 juta," sebut Eko, Kamis, 4 Agustus 2022.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya yaitu Juni 2021 nilai surplus perdagangan luar negeri Kalteng pada Juni 2022 mengalami peningkatan sebesar 93,00 persen, yakni dari US$ 207,37 juta menjadi US$ 400,23 juta.

Selanjutnya, apabila dihitung secara kumulatif, nilai surplus perdagangan luar negeri Kalteng mengalami peningkatan sebesar 102,88 persen, dari US$ 1.385,02 juta di Januari-Juni 2021 menjadi US$ 2.809,94 juta pada Januari-Juni 2022.

Sebelumnya, menurut data BPS Kalteng selama bulan Juni 2022 ekpor Kalteng mengalami penurunan sebesar 29,85 persen atau hanya senilai US$ 405,70 juta jika dibanding bulan Mei 2022 yang tercatat senilai US$ 578,30 juta.

Berbanding terbalik dengan ekpor, selama Juni 2022, nilai impor Kalteng malah mengalami kenaikan yakni mencapai US$5,47 juta atau naik 932,08 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat US$ 0,53 juta. (DONNY D/B-6)