BORNEONEWS, Palangka Raya - Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi secara perlahan mengancam otoritas guru sebagai pendidik. Bagaimana tidak, saat ini para siswa dapat dengan mudah mengakses informasi pelajaran di sekolah melalui teknologi internet.
Mengantisipasi ancaman tersebut, anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Yudhi Karlianto Manan meminta kepada para pendidik atau guru agar mulai membekali diri dengan kemampuan literasi digital.
Pentingnya hal tersebut dilakukan, agar para guru tetap bisa menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pendidik, yang tidak hanya mentransfer ilmu namun juga menjadi sosok panutan bagi para murid.
“Untuk mengantisipasinya, para guru harus mengupdate dan mengupgrade ilmu pengetahuan yang dimilikinya, terutama dalam hal literasi digital. Karena, murid-murid yang dihadapi diluar kelas saat ini sudah sangat pandai mengakses informasi pelajaran melalui internet,” katanya, Rabu 10 Agustus 2022.
Apa yang telah disampaikan ini menurut Yudhi sejalan dengan kurikulum Merdeka Belajar yang telah dicanangkan pemerintah, menuntut para guru untuk lebih kreatif dan inovatif.
“Mengutip dari hasil sebuah penelitian, banyak orang yang bersekolah namun sedikit yang belajar. Mengapa bisa demikian, ini menjadi tugas para guru maupun kepala sekolah bagaimana para siswa/murid tertarik untuk belajar dan mencintai ilmu yang disampaikan,” beber Yudhi.
Di tengah situasi pandemi yang saat ini kembali masif, politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengimbau kepada para guru masing-masing sekolah agar memperhatikan aktivitas para siswa/murid.
--page
Protokol Kesehatan (Prokes) sebagai jaminan keselamatan kesehatan para siswa/murid, harus diterapkan selama berada disekolah.
“Harus diawasi aktivitas yang dilakukan para siswa. Prokes ketat terus diterapkan guna menghindari terjadinya penularan. Paling tidak rutin mencuci tangan dengan sabun serta menggunakan masker,” pungkasnya. (HENDRI/B-6)









