KALANGAN legislator dari Komisi III Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan Suwardi Sarlen meminta agar masyarakat mewaspadai investasi D4F (Dream For Freedom) yang kini berkembang di provinsi ini.


Menurut Suwardi, Senin (18/1), yang sejak empat hari terakhir menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kalsel, pihaknya telah mengonfirmasikan terkait investasi Dream For Freedom ke Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional Sembilan Kalimantan, Agus Priyanto dan menanyakan tentang investasi tersebut.


“Ternyata investasi yang menjanjikan keuntungan sangat besar tersebut, tidak masuk dalam daftar pengawasan pihak otoritas jasa keuangan,” katanya.


Artinya, bila terjadi sesuatu atau hal-hal yang tidak diinginkan, maka masyarakat tidak bisa meminta perlindungan atau penyelesaian sengketa kepada pemerintah melalui OJK.


Karena tidak masuk daftar OJK, kata dia, lembaga pengawas keuangan tersebut menyatakan tidak bisa mengawasi pergerakan keuangan yang dihimpun masyarakat.


“Karena tidak dalam pengawasan dan tidak ada hingga kini tidak ada masyarakat yang melapor ke OJK, jadi belum ada tindakan apa-apa,” katanya.


Walaupun tambah dia, dari penuturan pihak OJK, secara legal, perusahaan investasi tersebut memilik badan hukum, izin pendirian perusahaan hingg legalitas dari Kementerian terkaiat, namun untuk menjalankan operasionalnya, tidak mendaftarkan ke OJK.


Mengantisipasi agar investasi tersebut tidak merugikan masyarakat secara luas seperti yang terjadi sebelumnya, kata dia, DPRD bersama OJK berkomitmen untuk melakukan sosialisasi, bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap invesatasi yang menawarkan keuntungan sangat tinggi.


“Secara logika, bila keuntungan investasi yang ditawarkan mencapai 10 persen per bulan, sudah tidak masuk akal,” katanya.


Sebagai pembanding, keuntungan deposito perbankkan hanya sekitar 7 persen dan tertinggi 8 persen per tahun, jadi bila ada perusahaan invesatasi yang menawarkan keuntungan 10% per bulan, masyarakat patut waspada.
Jangan sampai keuntungan yang diterima, hanya diawal-awal saja. Dan akhirnya menelan kerugian.


Apa itu D4F (Dream For Freedom)?. Menurut beberapa warga, bila mereka bersedia menjadi member bisnis ini akan mendapatkan keuntungan besar.


Caranya, bila member menanamkan modal awal Rp 10 juta dan tiket Rp 200ribu, tiap putaran, maka 2 minggu kemudian member tersebut akan mendapatkan 15 persen dari modal tersebut yaitu Rp1,5 juta ditambah uang tiket dikembalikan jadi total Rp1,7 juta.
(ANT/B-11)