WAKIL Ketua Komisi A, DPRD Palangka Raya, Diu Husaini meminta pemerintah kota bekerja lebih keras laghi untuk mencapai target serapan anggaran.
“
Eksekutif harus kerja keras sehingga serapan anggaran yang ditargetkan tercapai. Jika tidak terserap maksimal secara otomatis program untuk masyarakat juga tidak maksimal,” kata politisi Hanura ini, Kamis (21/1/2016).
Pesan itu disampaikannya Diu menanggapi serapan APBD 2015 yang belum mencapai target dan hanya naik di bawah 1% dibanding 2014.
“Walikota dan wakilnya perlu terus memonitor dan mengevaluasi kerja SKPD sehingga capaian serapan anggaran 2015 yang tak memenuhi target tidak terulang lagi di 2016,” katanya.
Walikota dan wakilnya juga harus memantau capaian target serapan yang didapat SKPD, sehingga jika ada yang tidak memenuhi bisa dilakukan tindakan tegas.
“Jika pimpinan SKPD diberi kesempatan tapi tidak mampu memenuhi target, sebaiknya yang bersangkutan dirolling karena tidak mampu melaksanakan tugas,” tegasnya.
Diu akan memanggil SKPD yang bersangkutan untuk membahas kendala yang dihadapi, sehingga target serapan anggaran yang telah ditetapkan tercapai.
“Sebagai mitra pemerintah yang berperan memberi pengawasan kami akan memastikan program pemerintah yang ditetapkan dilaksanakan secara maksimal,” imbuhnya.
Sebelumnya Walikota Riban Satia mengakui serapan APBD 2015 tidak naik signifikan, sehingga fakta ini menjadi perhatiannya.
Diketahui, APBD 2015 hanya terserap 88,73%, sedangkan pada 2014 terserap 88,53%.
(Ant/B-6)


