Taufik Hidayat (25) warga Desa Klirong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah harus menanggung malu dan menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.
Pasalnya, Taufik yang menggelapkan sepeda motor Honda Megapro milik temannya itu ditelanjangi dan dipukuli warga di depan rumah korban, Kamis (21/1/2016) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Korban bernama Warsito, warga Desa Penyang, Jalan Jenderal Sudirman KM 42, Kecamatan Telawang.
“Saat saya bersama tiga orang teman saya datang ke tempat gerombolan warga itu, kondisi pelaku sudah babak belur tanpa busana, tangan dan kakinya terikat tali,” kata Hendra, seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian saat ditemui Borneonews di kediamannya, Jumat (22/1/2015).
Ia melanjutkan berdasarkan informasi, penangkapan pelaku berawal saat korban melihat pelaku sedang membeli rokok di sebuah warung di Jalan Jenderal Sudirman KM 22.
Tidak mau kehilangan jejak, korban bersama seorang temannya langsung menangkap pelaku dan membawa ke rumahnya dengan kondisi kaki dan tangan terikat. “Warga geram karena tidak hanya Warsito yang jadi korban, beberapa warga lain juga jadi korban penggelapan dari pelaku,” kata Hendra.
Tidak ingin pelaku tewas akibat dikeroyok warga, lanjut dia, Hendra dan tiga orang temannya langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Kotabesi.
Tidak lama kemudian, polisi datang dan langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke mapolsek.
“Saat ini kami melakukan pengembangan karena kami menduga korbannya tidak hanya satu orang saja, selain itu kami juga masih mencari barang bukti penggelapan yang sudah dijual oleh pelaku,” kata Kapolsek Kota Besi Ipda M Syafuan.
Ia melanjutkan pelaku menjalankan aksinya menggelapkan sepeda motor korban pada tanggal 10 Januari 2016 lalu. Saat itu, pelaku berdalih akan menjemput orangtuanya yang datang dari Pulau Jawa.
“Karena merasa berteman dan kasihan, korban langsung memberikan sepeda motornya sekitar pukul 10.00 WIB, namun sepeda motor itu tidak kunjung dikembalikan hingga sore hari bahkan HP terlapor juga tidak aktif.” (MH/B-8)


