BORNEONEWS, Sampit - Nelayan yang berada di Pantai Ujung Pandaran, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terpaksa sementara waktu tidak melaut untuk mencari ikan.
Hal itu disebabkan saat ini cuaca ekstrem melanda. Sehingga, menurunkan hasil tangkapan ikan dan membahayakan mereka.
"Sementara ini nelayan lagi stop, karena cuaca ekstrem yang tidak bisa di prediksi," ujar Kepala Desa Ujung Pandaran Aswin, Kamis, 15 September 2022.
Dirinya juga menyebutkan, saat ini ombak di laut tergolong tinggi. Sehingga, para nelayan lebih memilih tidak melaut, demi keselamatan mereka.
"Nelayan juga tidak mau mengambil resiko untuk memaksakan melaut, demi keselamatan mereka," kata Aswin.
--page
Ia juga mengatakan bahwa saat ini bukan musim tangkap ikan. Karena, diperkirakan musim ikan baru akan terjadi pada Oktober dan November 2022.
Saat ini aktivitas nelayan lebih banyak memperbaiki kapal-kapal mereka, dan juga peralatan tangkap ikan yang akan digunakan untuk melaut. Sambil menunggu cuaca dan musim ikan kembali normal. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









