PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kondisi cuaca di Kalimantan Tengah yang tidak menentu mengakibatkan sejumlah daerah mengalami banjir yang turut berimbas pada pertanian masyarakat.

Selain itu penurunan panen yang dialami petani akibat hama tungro dirasa juga turut andil dalam rantai pasokan beras di wilayah Kalteng.

Terkait kondisi tersebut, Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Perum Bulog Wilayah Kalteng, Akhmad Ronni Anwar menegaskan kondisi tersebut tidak memberikan pengaruh banyak pada ketersediaan beras.

Akhmad Ronni menyebut untuk pasokan dan ketersediaan beras Kalteng dipastikan aman hingga 4 bulan kedepan.

“Kami tidak menyebut gagal, tapi hasil panennya berkurang. Mayoritas logistik beras kita itu kiriman dari Sulawesi Selatan jadi adanya serangan hama ini tidak berpengaruh banyak,” tuturnya.

Ia mengatakan saat ini kebanyakan yang diserang adalah komoditas beras lokal, jadi yang ikut terpengaruh kemungkinan pedagang di lapangan yang menjual beras lokal. (HERMAWAN DP/B-11)