SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kabid Perternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Endrayanto menyampaikan edukasi terkait penyakit rabies. Dia juga mengajak masyarakat untuk mencegah terjadinya rabies.

"Rabies ini merupakan salah satu penyakit zoonosis atau menular terhadap manusia melalui gigitan. Kalau seseorang terserang rabies, dampaknya akan sangat fatal yakni sampai berujung pada kematian. Oleh karena itu mari kita cegah bersama," kata Endrayanto, Kamis, 29 September 2022. 

DIa juga menyampaikan telah dilakukan upaya pencegahan seperti perawatan hewan baik dalam kondisi sehat maupun sakit hinga vaksinasi massal. Hal ini dilaksanakan dengan dua metode pelayanan yang disediakan dinas pertanian. 

"Kita melakukan dua metode pelayanan baik itu secara aktif maupun secara pasif. Beberapa waktu lalu, kami mendatangi rumah-rumah masyarakat yang memiliki hewan peliharaan. Selanutnya, giliran masyarakat yang datang ke puskeswan dengan membawa hewan peliharaannya masing-masing," Katanya. 

Endra juga menjelaskan, apabila terjangkit penyakit anjing gila tersebut sulit untuk disembuhkan. Pemberian obat hanya akan menekan ataupun mengurangi reaksi namun tidak sepenuhnya hilang.

--page

"Untuk pemberian obat pada seseorang yang terkena rabies hanya dapat menekan reaksi saja tapi tidak sepenuhnya hilang. Oleh sebab itu saya mengimbau dan mengajak kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaannya," pungkasnya. (M ANDHIKA/B-11)