BORNEONEWS, Sampit - Seorang anak Sekolah Dasar (SD) berjenis kelamin perempuan berumur 9 Tahun yang hanyut tenggelam di Sungai Dusun Bantilan, Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akhirnya ditemukan.
"Alhamdulillah korban sudah ditemukan pagi ini, dan sudah kami evakuasi," ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Cempaga Hulu Ipda Ahmad Januar, Rabu, 5 Oktober 2021.
Jenazah korban ditemukan di semak-semak dekat jembatan, yang tidak jauh dari lokasi tenggelamnya korban, sekitar pukul 07.30 WIB tadi pagi.
"Kondisi korban sudah meninggal dunia, dan saat ini sudah di evakuasi," kata Januar.
Sementara, korban tenggelam pada Selasa 4 Oktober 2022 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, dirinya berenang bersama temannya di sungai tersebut. Namun karena arus deras, membuat korban terseret hingga tenggelam.
Keluarga yang mengetahui dari laporan temannya, langsung mendatangi lokasi dan melakukan pencarian. Namun, jenazah anak perempuan tersebut baru ditemukan pada hari ini sekitar pukul 07.30 WIB.
--page
Tim yang melakukan pencarian di lokasi sejak kemarin yakni pihak kepolisian, Basarnas, BPBD, Damkar, PMI, keluarga korban, dan masyarakat sekitar. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









