TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seorang sopir truk bernama Masdi (46), warga Jalan Berlian Kelurahan Telaga Biru RT 41 Kecamatan Banjarmasin Barat Kalsel mengalami luka cukup serius pada pelipis sebelah kanan akibat lemparan batu seukuran berdiameter sekitar 12 sentimeter.

Pelemparan batu yang terjadi pada Rabu, 2 November 2022 sekitar pukul 21.50 WIB di Jalan Raya Negara Desa Simpang Bingkuang Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur itu diduga merupakan percobaan pembegalan terhadap supir truk tersebut.

Kasat Samapta Polres Barito Timur AKP Sukajim melalui Danru II Patroli R4 Satsamapta Polres Barito Timur Bripka Widaryanto yang memimpin pertolongan terhadap korban menjelaskan, saat kejadian korban dalam perjalanan mengemudikan truk bak kayu yang bermutan jengkol dari Muara Teweh menuju Banjarmasin.

"Saat tiba di TKP (tempat kejadian perkara) korban dilempar batu oleh orang yg tidak dikenal dari arah kanan truk dan mengenai wajah korban yg mengakibatkan luka cukup serius di pelipis dan bagian bawah mata kanan," papar Widaryanto.

Karena merasa takut, sambil menahan sakit dan darah yg terus mengucur dari luka, korban terus memacu laju truknya hingga sampai di Simpang 270 Desa Tampa.

--page

"Kemudian korban melihat ada mobil patroli polisi dari arah berlawanan sehingga korban memberikan kode dengan lampu dim untuk meminta pertolongan kepada kami," jelas Widaryanto.

Korban kemudian segera dilarikan ke RSUD Tamiang Layang oleh Patroli R4 Satsamapta Polres Barito Timur untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Dihubungi terpisah Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela mengatakan anggotanya belum bisa mengindentifikasi pelaku pelemparan. Korban pun tidak mengenali ciri-ciri pelaku karena pelemparan terjadi secara tiba-tiba dan kondisi jalan yang minim pencahayaan.

Namun untuk mencegah kejadian serupa, petugas kepolisian melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian.

"Untuk pelaku saat masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Barito Timur," ungkapnya. (BOLE MALO/B-5)