PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Balai Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Festival Bahasa Tunas Ibu (FBTI) di Kalteng.

 Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Katma F. Dirun mengingatkan FBTI sebagai puncak kegiatan revitalisasi bahasa daerah sebagai implementasi Merdeka Belajar Episode ke-17.

Ia menyampaikan kegiatan dilakukan untuk menempatkan kembali bahasa daerah di ranah yang semestinya, sekaligus sebagai promosi kepada penutur muda usia yang juga prioritas.

“Komunitas dan generasi muda yang menjadi sasaran kegiatan ini wajib lebih mengenali dan memahami bahasa dan budayanya,” ucapnya di Aula Jayang Tingang, Kamis 3 November 2022.

Katma menambahkan, budaya dan bahasa daerah yang ada di Kalteng tidak boleh hilang, tetapi harus dilindungi dan dilestarikan.

--page

Katma menyampaikan tahun ini semua kabupaten dan kota terlibat dalam revitalisasi yang difokuskan kepada empat bahasa.

Empat bahasa tersebut yaitu bahasa Dayak Ngaju, bahasa Maanyan, bahasa Ot Danum, dan bahasa Melayu dialek Kotawaringin. (HERMAWAN DP/B-5)