BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Kalteng, Katma F. Dirun berharap kebudayaan daerah Kalteng tetap terlindungi.
Ia mengajak masyarakat Kalteng untuk berusaha semaksimal mungkin menjaga budaya Dayak termasuk bahasa-bahasa Dayak agar tidak hilang begitu saja, tetapi terlindungi, terkonservasi, terlestarikan, agar lebih kuat dan bermanfaat.
“Menjadi harapan kita bersama, dengan pijakan dan dasar hukum yang kuat Pemerintah kabupaten dan kota dapat segera menyusun langkah-langkah strategis,” tuturnya di Aula Jayang Tingang, Kamis, 3 November 2022.
Katma mengajak pemerintah dibawahnya untuk mendukung kegiatan balai bahasa dalam menjaga bahasa daerah, guna mewujudkan pembangunan daerah melalui aspek kebudayaan tradisional.
Pemerintah perlu ikut aktif melakukan revitalisasi bahasa daerah seperti bahasa Dayak Ngaju, bahasa Maanyan, bahasa Ot Danum, maupun bahasa Melayu dialek Kotawaringin.
--page
Selama dua hari ini Balai Bahasa menggelar Festival Bahasa Tunas Ibu Kalteng tingkat pelajar yang difokuskan di Aula Jayang Tingang dan Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya. (HERMAWAN DP/B-5)









