NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Hendra Lesmana menegaskan bahwa dirinya secara pribadi dan Pemkab Lamandau mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba.

“Narkoba menjadi musuh bersama yang mestinya menjadi perhatian serius. Jadi, saya mengapresiasi langkah Kejari Lamandau yang memusnahkan barang bukti, diantaranya narkoba,” kata Hendra di Nanga Bulik, Rabu 9 November 2022.

Menurutnya pemusnahan barang bukti dari hasil tindak pidana kejahatan umum seperti pencurian, pembunuhan hingga narkoba yang dilakukan tersebut menjadi motivasi tersendiri agar semua pihak menjadi pribadi lebih baik.

Dia mengapresiasi Kejari Lamandau dalam kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut. Pemusnahan barang bukti itu menjadi bukti nyata kepada masyarakat bahwa aparat penegak hukum (APH) di wilayahnya bersih dari penyalahgunaan kewenangan.

“Ini baik dan sebagai bukti nyata bahwa APH tidak menyalahgunakan wewenang terhadap barang bukti yang menjadi barang sitaan,” katanya.

Dia pun mengingatkan bahwa adanya pemusnahan barang bukti tiap tahunnya membuktikan tindak kejahatan masih terjadi di tengah-tengah masyarakat, sehingga perlu adanya kebersamaan untuk bersama-sama memerangi tindak kejahatan.

“Pesan moral dari pemusnahan barang bukti mengingatkan bahwa kejahatan masih terjadi, dan itu menjadikan kita agar lebih mawas diri,” ujarnya.

--page

Sementara itu, Kejari Lamandau Hendra Jaya Atmaja mengungkapkan 107 barang bukti yang dimusnahkan di antaranya narkoba, sembilan bilah senjata tajam, lima buah telepon genggam, baju, alat timbang digital dan sejumlah barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Selain mengantisipasi penyimpangan, serta penyalahgunaan wewenang, kami ingin masyarakat mengetahui bahwa barang-barang tersebut tidak dipergunakan lagi,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/B-6)