SETELAH menghilang selama enam hari akhirnya seorang nenek berusia 64 tahun bernama Inor akhirnya ditemukan warga di tepi Sungai Bunut, Kelurahan Kasongan Lama sekitar dua kilometer dari rumahnya Jalan Mufakat Nomor 12, Minggu (7/2) pukul 08.00 WIB.
Saat itu nenek renta ini ditemukan warga sudah dalam kondisi terbaring lemas tak sadarkan diri diantara ranting pohon.
Karena masih hidup, nenek Inor kemudian dibawa ke RSUD Mas Amsyar untuk dilakukan penanganan medis.
Menurut Kapolsek Katingan Hilir Ipda Setyo Sidik Pramono, jika penemuan orang hilang atas nama Inor disekitar hutan Sungai Bunut Kasongan itu secara tidak disengaja oleh seorang warga.
Dia mengatakan jika nenek Inor tersesat dan tidak tahu jalan pulang, mengingat kondisinya yang tengah pikun.
“Mungkin saja sejak hari pertama atau kedua nenek ini sudah tersesat di hutan. Sebab saat dilakukan pencarian di wilayah Kasongan ini yang bersangkutan belum juga ditemukan,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, nenek Inor masih tak sadarkan diri dibangsal UGD Mas Amsyar Kasongan. Dia menuturkan nenek Inor perta kali ditemukan oleh Rama Sakti warga Jalan Pelabuhan Haji Ibat Kasongan.
Saat itu Rama sedang pergi ke hutan mencari kayu untuk bahan membuat jemuran.
Sesampainya dilokasi Rama terkejut melihat sesosok tubuh yang tengah terbaring yang awalnya disangka patung.
Tapi setelah diamati lebih dekat, ternyata itu merupakan tubuh nenek Inor yang dinyatakan hilang sejak enam hari yang lalu.
Lalu Rama langsung mendatangi ketua RT dan menghubungi keluarganya, lalu mereka bersama mendatangi Sungai Bunut dan mengevakuasi nenek Inor ke rumah sakit daerah.
Sebelumnya warga Kasongan sempat dihebohkan dengan hilangnya nenek Inor dari kediamannya Jalan Mufakat Nomor 12 Kasongan Lama, Senin (1/2). (B-6)




