BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Nuryakin menyampaikan sektor transportasi dan pangan menjadi faktor penyumbang inflasi Kalteng pada November 2022.

“Inflasi Kalteng bulan November didorong peningkatan harga angkutan udara akibat kenaikan harga avtur dan peningkatan mobilitas masyarakat,” ungkapnya saat memimpin Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalteng, di Aula Eka Hapakat, Jumat, 2 November 2022.

Nuryakin mengatakan dalam sektor pangan ada beras yang masih menjadi penyumbang inflasi tinggi, karena hama tungro dan banjir di beberapa titik produksi.

“Hari ini kita adakan rapat evaluasi bulan kemarin dan mempersiapkan langkah ke depan,” tuturnya.

Ia mengingatkan sektor pemicu inflasi harus menjadi perhatian bersama dan kerja sama semua pihak juga harus terus didorong.

--page

“Kita tetap memaksimalkan apa yang sudah kita lakukan,” tegasnya.

Dilaporkan turut hadir dalam Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, dan sektor vertikal terkait serta Tim TPID Provinsi Kalteng dan Kota Palangka Raya. (HERMAWAN DP/B-5)