TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur mendukung kreativitas warga binaan pemasyarakatan atau WBP melalui bengkel kerja.

Di bengkel kerja tersebut WBP yang kreatif belajar membuat berbagai kerajinan tangan dari batok kelapa dan kayu produktif.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Tamiang Layang, Junaidi mengatakan, bengkel kerja produktif merupakan salah satu program pembinaan untuk menambah ilmu dan keterampilan WBP sehingga kelak saat mereka menyelesaikan masa hukuman dan kembali ke masyarakat mereka dapat mandiri.

"Jadi di bengkel kerja ini kami melakukan pembinaan kemandirian sebagai bekal bagi WBP pada saat kembali ke masyarakat nanti," jelasnya, Selasa, 6 Desember 2022.

Sementara itu Kepala Rutan Tamiang Layang Surya Dharma, menjelaskan bahwa kegiatan bengkel kerja produktif dapat terlaksana berkat asesmen yang dilakukan oleh petugas Rutan Tamiang Layang.

"Asesmen dilakukan sejak awal masuk ke Rutan untuk mengetahui bakat, keahlian dan potensi yang miliki oleh para WBP sehingga dalam pengembangannya menyesuaikan dengan bakat dan keahlian tersebut," katanya.

--page

Menurut Surya, tak mudah melakukan pembinaan terhadap warga binaan, namun semangat dan kerja keras dari para petugas membuahkan hasil yang baik dengan adanya beberapa WBP yang menyalurkan kreativitasnya di bengkel kerja produktif.

"Yang paling utama petugas harus mengedepankan pendekatan personal, nanti para warga binaan pun perlahan-lahan mulai mengikuti program bengkel kerja produktif," ujarnya.

"Harapan kami setelah keluar nanti mereka bisa melanjutkan hidupnya dengan bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat maupun negara, sehingga kehadirannya tidak lagi di pandang sebelah mata apalagi sampai harus kembali ke lembaga pemasyarakatan,'' tambah Surya. (BOLE MALO/B-6)