TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap Marthin Aryanto (39) warga Desa Bintang Ara Kabupaten Tabalong. Korban dibunuh sekitar pukul 15.30 WIB pada tanggal 24 Desember 2022 di Desa Mawani Kecamatan Patangkep Tutui.

"Terduga pembunuhan berinisial S (39) warga RT 07 Desa Sungai Jaya Kabupaten Barito Selatan sudah ditangkap di Desa Panaan Kabupaten Tabalong dini hari tadi dan saat ini diamankan di Polsek Patangkep Tutui untuk proses hukum lebih lanjut," ungkap Kapolres, Senin, 26 Desember 2022.

Dia menjelaskan, pada Minggu, 25 Desember 2022 sekitar pukul 13.00 WIB tim gabungan Satreskrim Polres Barito Timur dan Unit Reskrim Polsek Patangkep Tutui mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku sedang berada di Desa Kotam dan akan menuju ke Desa Panaan Kabupaten Tabalong.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut tim gabungan melakukan koordinasi dengan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong dan Unit Reskrim Polsek Bintang Ara," ujar Viddy.

Selanjutnya sekitar pukul 21.45 WIB tim mendapatkan informasi dari Unit Reskrim Polsek Bintang Ara yang memastikan bahwa terduga yang diburu sedang berada di Desa Panaan.

--page

Setelah berkumpul di Polsek Bintang Ara, tim kemudian berangkat ke Desa Panaan dan berhasil mengamankan terduga pelaku sekitar pukul 03.55 WIB, Senin, 26 Desember 2022.

Selain menangkap terduga pelaku yang telah mengakui perbuatannya, polisi juga mengamankan parang yang digunakan untuk menganiaya korban sepanjang 56 sentimeter dan barang bukti lainnya.

Sebelumnya, pada hari Sabtu, 24 Desember 2022 sekitar pukul 15.30 WIB warga Desa Mawani melaporkan ke Kepala Desa Mawani, Mirowo, peristiwa pembacokan terhadap korban yang terjadi di kebun karet milik warga setempat.

Saat warga dan kepala desa datang ke tempat kejadian, korban ditemukan sudah tak bernyawa. Kemudian perkara tersebut dilaporkan ke Polsek Patangkep Tutui yang menindaklanjuti dengan penyelidikan dan mengejar terduga pelaku.

Hingga kini polisi masih memeriksa terduga pelaku dan saksi-saksi untuk mengetahui motif penganiayaan yang berujung maut itu. (BOLE MALO/B-5)