Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebentar lagi akan berakhir karena Putu Sudarsana yang saat ini menjabat bakal masuk masa persiapan pensiun (MPP). Seiring dengan itu, beredar kabar bahwa posisi Sekda Kotim bakal diduduki pejabat dari luar Kotim.


Menurut anggota DPRD Kotim Hary Rahmat Panca Setia, kriteria calon Sekda Kotim harus bisa mencairkan suasa dan menjembatani komunikasi antara eksekutif dengan legislatif.

“Yang jelas, Sekda itu harus luwes, bijak dan emosionalnya sudah stabil,” kata Hary saat dihubungi <Borneonews>, Minggu (21/2/2016).


Sekda, lanjut dia, merupakan jembatan komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Sehingga kedua lembaga bisa sinergi dan pembangunan bisa berjalan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Sah-sah saja kalau jabatan Sekda diisi oleh pejabat luar,” kata Politisi Partai Hanura itu.


Dihubungi terpisah, Tokoh Pemuda Kotim Rudy Irwandi mengaku sepakat jika Sekda Kotim diambil dari pejabat luar Kotim. Bahkan, langkah itu dinilai sebuah terobosan Pemkab Kotim di bawah kepemimpinan Supian Hadi-M Taufiq Mukri.


“Sepanjang yang bersangkutan sesuai kriteria dan persyaratan, kenapa tidak? karena Bupati Kotim sekarang juga bukan asli putra daerah, tapi beliau berkontribusi besar membangun Kotim, apalagi cuma jabatan Sekda. Intinya tergantung bupati sebagai user-nya,” kata dia.


Sementara itu, dari kalangan internal, sejumlah nama sudah mulai muncul dan santer dibicarakan bakal menduduki jabatan Sekda Kotim. \

Beberapa nama tersebut antara lain Halikin Noor, Sanggul Lumban Gaol, Burhanudin, Suparmadi, Machmoer, Fajrurrahman, Jakatan, Marjuki, Sugian Noor dan Rukmana.
(FI/B-8)