KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Keberadaan tenaga guru di Kabupaten Kapuas, terutama untuk di daerah pelosok masih sangat dibutuhkan. 

Terkait itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas, Aswan menyampaikan upaya-upaya dalam memenuhi kebutuhan guru tersebut.

Aswan juga mengakui kebutuhan tenaga guru di Kabupaten Kapuas secara umum memang masih kurang. Jadi, tidak hanya di daerah non pasang surut. Di daerah pasang surut pun juga kurang.

"Apa yang kita lakukan, kita sudah lakukan pemetaan berapa sih kebutuhan guru. Kemudian tahun 2022 kemarin kita sudah membuka formasi guru 88 untuk PPPK. Memang masih jauh dari yang diharapkan," kata Aswan, Jumat, 20 Januari 2023.

Karenanya dalam upaya memenuhi kebutuhan guru di 2023 ini sesuai surat Bupati Kapuas yang pihaknya sampaikan ke KemenPAN RB sudah mengusulkan 1.098 formasi untuk guru PPPK.

"Khususnya formasi guru ini sudah kami sampaikan, dengan tembusan ke Kemendikbud juga sampai ke Kemendagri dan kita tunggu persetuiuan formasi dari KemenPAN untuk tahun 2023," ucapnya.

Ini dilakukan untuk menutupi kebutuhan guru di Kabupaten Kapuas. Apabila diihat di data rincian guru dari Kemenkeu bahwa totalnya kebutuhan guru ini 3 ribu lebih.

--page

"Nah, itu mungkin tidak bisa dipenuhi secara keseluruhan. Tapi secara bertahap. Kita harapkan 2024 nanti akan secara berlanjut dan bertahap memenuhi," jelasnya.

Menurut dia, ini solusi yang bisa pihaknya lakukan dengan membuka formasi sebanyak banyaknya kepada teman teman tenaga non ASN, tenaga kontrak yang masih masuk database kemarin.

"Sehingga mereka bisa ikut berkompetensi dengan syarat sesuai ketentuan yang ditetapkan untuk formasi PPPK," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)