LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Hendra Lesmana menyebut Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang bekerja di tingkat desa dan kelurahan merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu).

Hal itu disampaikan Bupati Hendra saat menghadiri pelantikan kurang lebih 264 orang anggota Panitia PPS terpilih yang akan bertugas pada pemilu serentak tahun 2024 mendatang.

“Ujung tombak demokrasi penyelenggaraannya ada di pundak bapak ibu sekalian, utamanya setiap proses Pemilu. Tentu banyak tantangan yang akan dihadapi, bagaimana dinamika penyelenggaraan Pemilu langsung yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada Februari tahun depan,” ungkap Hendra, Rabu, 25 Januari 2023.

Oleh sebab itu, lanjut dia, amanah yang dipercayakan kepada Bapak ibu sekalian akan bernilai ibadah jika dilaksanakan dengan ikhlas dan sepenuh hati. “Saya berharap bapak ibu sekalian tidak mengkerdilkan tanggungjawab yang telah diemban,” ucapnya.

Ditambahkan Hendra, aspek demokrasi yang melahirkan kepemimpinan yang ada di Republik Indonesia, ada di pundak para penyelenggara pemilu, salah satunya PPS yang bertugas di tiap desa dan kelurahan.

--page

“Apabila PPS tidak menjalankan integritas dan tanggung jawabnya dengan baik, maka bisa dipastikan hasil yang didapat tidak baik,” sebutnya.

Dirinya meyakini bahwa tantangan yang akan dihadapi pada Pemilu 2024 akan semakin kompleks. Sebab itu, Bupati mengingatkan agar anggota PPS dapat menjalankan integritasnya sesuai dengan yang diamanatkan.

“Kami selaku pemerintah daerah, sekali lagi mengharapkan agar anggota PPS dapat memahami dan menjalankan apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya,” tuturnya.

Diketahui, anggota PPS yang dilantik di Aula Bappeda dan Litbang Kabupaten Lamandau tersebut akan bertugas pada Pemilihan Presiden RI dan Legislatif pada 14 Februari 2024 mendatang. (HENDI NURFALAH/Y)