BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengajak petani untuk turut serta membantu menekan inflasi di daerah setempat dengan meningkatkan budi daya tanaman pangan.
“Caranya dengan bergandengan tangan, dan kalau petani bisa membantu dengan meningkatkan budi daya tanaman pangan,” ajak Bupati Hendra. Senin, 30 Januari 2013.
Menurutnya, salah satu yang menunjang atau menekan inflasi daerah adalah kebutuhan pangan, berupa komoditi seperti, padi, jagung dan palawija lainnya serta pengembangan ayam pedaging dan petelur.
Jika dimaksimalkan secara berkelanjutan, kata Bupati, maka komoditi tersebut diyakini mampu menekan inflasi daerah. Dinas terkait juga diminta mengupayakan peningkatan budi daya tanaman pangan tersebut, bahkan upaya penambahan luas tanam.
“Kami terus berupaya menambah luas tanam dan memberikan perlindungan hak-hak lahan pertanian bagi masyarakat,” jelasnya.
--page
Dikatakan Bupati, pihaknya terus melakukan upaya penguatan kegiatan masyarakat di bidang pertanian baik di lahan basah maupun di lahan kering. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan hasil pertanian pangan.
Tak hanya itu, pembinaan maupun bantuan pemerintah terhadap petani untuk menunjang pertanian, sebagai sektor utama yang menunjang perekonomian juga terus diberikan.
“Sektor pertanian secara umum terus dikembangkan sebagaimana program ekonomi kerakyatan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ucapnya.
Kabupaten Lamandau, kata Hendra, merupakan salah satu daerah di Kalteng yang terus berbenah untuk mewujudkan ketahanan pangan daerah. Lahan pertanian di Kabupaten Lamandau cukup luas dan sangat prospek dalam pengembangan kedepannya.
“Potensi yang dimiliki daerah ini harus dimanfatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/Y)









