PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Sriosako menyarankan kepada KONI Kalteng agar dapat membangun gedung sendiri supaya kedepan tidak ada lagi permasalahan.

Saran itu, diutarakannya menyikapi adanya permintaan dari pemprov yang meminta supaya gedung KONI Kalteng saat ini dikosongkan dan aset-aset dikembalikan, sebab hendak digunakan sebagai tempat desk Pemilu.

"Kalau KONI Kalteng ingin maju, maka mereka harus punya aset sendiri baik gedung maupun mobil operasional," kata Sako, Senin, 31 Desember 2023.

Sako menyebut, KONI Kalteng tidak boleh selalu hanya bergantung dengan pemerintah daerah saja, akan tetapi juga harus bisa berusaha serta berinovasi supaya kedepan bisa memiliki gedung dan aset secara mandiri.

"Pengurus KONI bisa saja mengusulkan dana hibah untuk membangun gedung dan membeli kendaraan operasional sendiri. Sehingga kedepan bisa lebih fokus lagi memajukan olahraga di provinsi ini," tuturnya.

--page

Ketua Komisi IV yang membidangi pembangunan ini juga mengungkapkan bahwa sampai sekarang KONI Kalteng belum pernah mengajukan dana hibah untuk pembangunan gedung dan kendaraan operasional.

"Kalau ada pengajuan terkait dana hibah untuk pembangunan gedung dan pengadaan aset tentunya juga nanti bisa dibahas oleh pemprov bersama DPRD. Nah Siapa tau bisa ada dananya kedepan," ucapnya.

Sako menjelaskan, saat ini, keberadaan aset sangat menentukan opini dari badan pemeriksa keuangan (BPK). Terlebih lagi permintaan pemprov yang ditujukan kepada KONI Kalteng itu salah satu alasannya untuk menjaga akuntabilitas pelaporan keuangan pemda.

"Kalau pemprov menertibkan asetnya saat ini itu tidak salah, hal wajar. Mungkin bertujuan untuk kembali menertibkan aset mulai di tahun 2023 ini, sebab kemungkinan ada kaitannya dengan opini BPK kedepan," imbuhnya. (DONNY D/Y)