BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejumlah massa mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng, lantaran tak puas hasil Pemilu yang diduga penuh dengan kecurangan.
Massa yang datang ke Kantor KPU berhadapan dengan personel dari Ditsamapta Polda Kalteng.
Aksi dorongpun tak terhindarkan, awalnya menyampaikan aspirasi berubah menjadi tindakan yang anarkis karena tidak puas dengan jawaban pihak KPU. Tak begitu lama, massa berhasil dibubarkan.
Setelah bubar, salah satu massa menelpon pihak Kepolisian dan mengancam akan memasang bom di depan kantor KPU. Akhirnya tim Gegana Satbrimob Polda Kalteng menemukan bom yang telah dipasang massa dan juga berhasil dijinakkan.
Suasana diatas menggambarkan simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) dalam rangka pengamanan Pemilu dan Pilkada 2024, bertempat di depan Kantor KPU Provinsi setempat, Rabu, 1 Februari 2023.
--page
Ada beberapa skenario yang ditampilkan dalam simulasi tersebut penganan Pemilu.
Sejumlah personel yang dilibatkan yakni dari Ditsamapta dan Satbrimob Polda Kalteng ini diharapkan selalu siap untuk pengamanan dan keamanan pemilu serentak 2024 mendatang yang tahapannya telah dilaksanakan pada 2023. (PARLIN TAMBUNAN/J)









