BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono mengatakan bahwa di awal tahun 2023 ini sudah terdapat 1 kasus gigitan positif rabies, sehingga vaksinator disiagakan di kawasan positif rabies.
"Kasus positif rabies kita baru terjadi di awal tahun 2023 ini sehingga vaksinator yang bertugas di kawasan tersebut kita siagakan," kata drh Eko kepada Borneonews pada Jumat, 3 Februari 2023.
Menurut drh Eko, memang untuk menindaklanjuti hal ini para kader vaksinasi rabies dikerahkan untuk memberikan vaksin rabies, terutama kepada wilayah yang telah ada kasus rabiesnya.
"Sudah kami infokan kepada vaksinator dan akan ditindaklanjuti oleh kader vaksinasi di daerah positif dan sekitarnya untuk terlebih dahulu difokuskan untuk vaksinasinya di kawasan Kelurahan Menteng karena kasus terbaru terjadi di kawasan Kalibata," tutur Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Provinsi Kalteng ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner atau Kesmavet, DPKP Kota Palangka Raya, Sumardi mengatakan bahwa DPKP Kota Palangka Raya targetkan Kota Cantik ini bebas rabies di tahun 2025.
--page
"Kita terus menekan angka jumlah kasus rabies di Kota Palangka Raya ini setiap tahunnya, sehingga target bebas rabies di tahun 2025 nanti tercapai. Tentunya dengan bantuan semua pihak termasuk kader-kader yang menjadi binaan DKPP dan masyarakat pemilik hewan peliharaan," beber Sumardi. (TESTI PRISCILLA/Y)









