BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan, prioritas penanganan sampah ada di Kecamatan Pahandut dan Jekan Raya. Pasalnya, dua kecamatan ini yang paling banyak penduduknya dari 5 kecamatan kota setempat.
"Dua wilayah ini memang prioritas kami karena jumlah penduduk serta timbulan sampah paling banyak. Tapi wilayah lain tetap menjadi tanggung jawab kami juga, petugas kebersihan DLH sudah ada di tiap kecamatan untuk mengangkut sampah-sampah di TPS," katanya, Selasa, 7 Februari 2023.
Pemerintah Kota Palangka Raya juga mendukung dengan adanya Kebijakan Nasional tentang strategi pengelolaan sampah. Diketahui, pemerintah pusat menargetkan adanya pengurangan sampah 30 persen pada tahun 2025 mendatang.
Dia menambahkan bahwa permasalahan sampah bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah daerah saja melainkan menjadi tanggung jawab bersama, untuk itu dia tidak henti hentinya mensosialisasikan hal itu kepada masyarakat agar tumbuh kesadaran.
Tahun 2022 lalu, DLH menambah 2 armada truk amrol pengangkut sampah dari 23 armada angkut yang tersedia sebelumnya dan membeli 1 unit Skylift untuk pertamanan yang dikhususkan untuk memangkas dan merapikan cabang dan ranting pohon.
--page
"Alhamdulillah dua tahun ini capaian target penanganan sampah dan pengurangan sampah telah tercapai dengan progres kinerja yang baik, dan ini akan terus kami pertahankan dan tingkatkan," pungkasnya. (HENDRI/R)









