BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kapuas telah menggelar Rapat koordinasi (Rakor) membahas kedatangan Tim dari Indonesia Gastronomy Community (IGC).
Rapat dipimpin Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas, Ahmad M Saribi bersama sejumlah perangkat daerah terkait yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Kapuas.
Kedatangan tim dari IGC di Kabupaten Kapuas untuk melaksanakan advokasi dan edukasi kepada masyarakat Kapuas direncanakan pada 22 - 23 Februari 2023.
Dalam rapat itu, pada kegiatan Advokasi dan Edukasi nantinya akan disampaikan sejumlah paparan mengenai peran pangan lokal untuk mencegah stunting dengan mengundang 100 orang peserta penyuluhan yang berlatar belakang keluarga, para ibu hamil dan menyusui maupun remaja putri.
Demi mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan nantinya, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meminta kepada pihak-pihak terkait agar saling bekerja sama dan mendukung satu sama lain dengan saling berkoordinasi.
“Saya ingin kita mengevaluasi kembali hal-hal yang diperlukan sebelum kedatangan Tim IGC nantinya, sehingga saat waktu pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar,” kata Ben, Kamis, 16 Februari 2023.
Kemudian kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Bupati Kapuas meminta agar menghimpun kembali data-data dari kecamatan terkait ibu hamil, balita dan lain-lain, sehingga dapat terkumpul semua data yang diperlukan.
--page
“Kita harus bekerja sama untuk penurunan stunting di Kabupaten Kapuas, sehingga harapan saya pada tahun 2023 angka stunting di Kapuas bisa di bawah 10 persen,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)









