BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota Komisi VII DPR RI asal Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng Mukhtaruddin dalam penutupan Diklat 3 in 1 Barista angkatan 3 di Kabupaten Kobar, Jumat, 24 Februari 2023 menjelaskan nantinya selain pelatihan barista, ia bersama Kementrian Perindustrian (Kemenperindag) RI melalui Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar juga akan menggelar berbagai pelatihan dibidang lainnya guna meningkatkan kualitas SDM masyarakat khususnya di Kobar dan sekitarnya.
"Selain pelatihan barista, kedepan bakal digelar pelatihan desain grafis dan social media marketing bersama BDI Denpasar. Karena saat ini bentuk pemasaran melalui medsos sangat efektif menjaring pangsa pasar. Tentunya hal ini juga diperlukan pengetahuan bagaimana menampilkan desain promosi produk yang bagus dan menarik perhatian calon pembeli," jelasnya.
Mukhtaruddin menjelaskan dalam pelatihan barusta yang telah digelar di Palangka Raya, Kotim dan Kobar diharapkan bisa menghasilkan output yang memiliki skill mumpuni dalam hal penyajian prosuk kopi pada konsumen.
"Kita ketahui semua, saat ini peluang usaha kopi diberbagai tempat sangat berkembang pesat. Kedai kopi atau cafe banyak dikunjungi masyarakat untuk bersosialisasi sambil menikmati sajian kopi. Hal ini juga berdampak semakin banyaknya anak muda yang masuk dalam bisnis pengolahan peoduk kopi," jelasnya.
Mukhtaruddin menjelaskan dengan memiliki dan meningkatkan skill pengolahan serta penyajian kopi, harapannya kaum muda yang bergelut dalam bisnis kopi, bisa semakin mengembangkan usahanya dan berdampak pada peningkatan ekonominya.
--page
"Agar bisa memiliki skill sesuai standar penyajian kopi, dalam diklat ini 50 peserta nantinya juga bakal diberikan kesempatan mengikuti uji kompetensi. Ini merupakan upaya kami dari DPR RI dan Kemenperindag agar peserta bisa mendapatkan kesempatan mengikuti uji kompetensi tersebut. Mengingat bila dilakukan secara pribadi, maka biaya yang dikeluarkan juga cukup besar," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)









