PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Memelihara puluhan ekor anjing di lingkungan Katolik Center Jalan DA Tawa, Palangka Raya, Romo Gatot Wibowo memanggil petugas vaksin rabies dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya pada Minggu, 26 Februari 2023.

"Yang memang saya pelihara dari kecil itu hanya 3 ekor, sementara yang lainnya itu mau dekat dengan saya tetapi agak susah untuk ditangkap. Makanya saya takut kalau mereka sampai berkelahi dengan anjing lain, takutnya tertular rabies. Makanya untuk jaga-jaga, saya tidak pernah terlambat minta petugas dari DKPP untuk menyuntikkan vaksin rabies ke anjing-anjing saya," kata Romo Gatot kepada Borneonews.

Menurut Pastor ini, puluhan anjing yang dirawat oleh Katolik Center ini memang dibiarkan hidup bebas di lahan milik gereja yang luasnya juga berhektar-hektar ini. Selain dengan tujuan kebebasan, pihaknya juga ingin agar anak-anak bulu, istilah untuk peliharaan ini, juga dapat berinteraksi dengan bebas di alam.

"Banyak sekali jasa anjing-anjing saya ini untuk menjaga Gereja, Pastori, dan lingkungan Katolik Center ini. Makanya saya tidak pernah mau jual mereka atau membunuh mereka untuk makanan. Benar-benar kami pelihara saja. Mungkin juga karena saya tidak mau jual anjing-anjing saya lalu ada yang tega mencurinya. Padahal mereka ini ramah. Justru kalau ada tamu yang datang mereka lebih memilih tidak terlihat dan bersembunyi di lahan kita yang luas ini," ceritanya.

Meski mengaku membebaskan puluhan anjingnya untuk berkeliaran di lahan luas Romo Gatot tidak membiarkan anabul-anabulnya terabaikan.

Selain rutin memberikan vaksin rabies setiap tahun Romo Gatot juga tidak segan-segan memanggil layanan dokter hewan visit jika ada anabulnya yang memerlukan bantuan medis.

--page

"Mereka kan juga bisa sakit, apalagi mereka hidupnya bebas. Kadang ada yang pulang dengan luka setelah berkelahi, atau malah tercebur ke kolam ikan kita, tersangkut di duri-duri pohon, atau sekadar malas makan, maka saya akan panggil dokter hewan kesini untuk mengobati mereka. Karena kalau dibawa ke Klinik Hewan kan agak susah, lebih baik kita tangkap dan kurung di kandang untuk sementara selama pengobatan dari dokter. Begitu sudah sehat, kami bebaskan lagi," tuturnya menceritakan. (TESTI PRISCILLA/R)