KABAR mengenai warga SP2, De­sa Se­kuningan Baru, Keca­mat­an Balai Riam, Kabupaten Su­kamara, yang meninggal du­nia akibat terinveksi virus ra­bies, beberapa waktu lalu, ti­dak membuat takut masya­ra­kat yang memeliha­ra anjing.


Buktinya banyak war­­ga te­tap memelihara anjing, baik untuk menjaga rumah mau­pun kebun dan lain seba­gai­nya.


Salah seorang warga Desa Na­tai Sedawak, Kecamatan Su­kamara, Sunarso, mengata­kan bahwa dirinya tidak ta­kut terserang rabies.

Pasal­nya, anjing peliharannya te­lah divaksinasi oleh petugas dari Di­nas Pertanian dan Pe­terna­kan Sukamara.


“Saya memelihara anjing se­banyak lima ekor dan rutin di­beri  vaksin agar tidak terke­na rabies,” kata dia, Ra­bu (2/3/2016).

Sunarso menyebutkan, de­ngan rutin memberi vaksin pa­da anjing peliharaannya, di­rinya tidak perlu merasa kha­­watir bila suatu saat di­gi­git. Sebab gigitan anjing yang te­lah divaksin tidak akan me­nye­babkan rabies.


Ia melanjutkan, di daerah tem­­pat tinggalnya yakni Du­sun Te­rantang, Desa Natai Sedawak, masih banyak war­ga yang memelihara anjing. Binatang itu biasanya diman­faat­kan untuk menjaga kebun dan rumah karena ka­wasan itu masih sepi pen­du­duk.


“Memelihara anjing memang sudah menjadi kebias­an orang sini. Ajing kita pe­lihara untuk dijadikan pen­jaga. Pasalnya kawasan De­sa Natai Sedawak, khususnya Dusun Terantang, relatif ma­sih sepi penduduk walau ber­ada di pusat pemerintah­an Kabupaten Sukamara,” se­butnya.


Di tempat terpisah, Kepala Di­nas Pertanian dan Peter­na­kan Sukamara, Suratman, me­nuturkan bahwa pihaknya te­lah melakukan vaksinasi ter­hadap anjing peliharan dan anjing liar yang ada di Bumi Gawi Barinjam. “Kita se­lalu memvak­sin anjing pe­­li­heran warga.


Demikian pula dengan an­jing liar. Se­la­in itu, kita lakukan tes. Bi­la terdeteksi memba­wa virus rabies akan kita mus­nahkan.”


Suratman juga menyebutkan, pihaknnya telah me­­lakukan vaksinasi massal di Desa Sekuningan Baru pas­ca ­­­ada warga yang meninggal du­­nia akibat digigit anjing. “Anjing yang mengigit warga itu anjing liar. Anjing penda­tang yang tidak terkena vaksin,” sebut dia. (MG13/B-3)