PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Memasuki masa peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan di akhir tahun ini, di prediksi perubahan cuaca yang cukup ekstrem akan terjadi provinsi Kalteng.

Ketua DPRD Provinsi Kalteng H Wiyatno mengingatkan agar masyarakat, terutama pada saat sedang hujan lebat disertai petir, untuk bisa menghindari berteduh di bawah pohon. Selain itu juga mematikan televisi serta alat elektronik lain yang berpotensi besar terkena sambaran petir.

Seperti Hp maupun radio dan komputer. Selain itu, bagi mereka yang beraktivitas diluar rumah pada saat hujan disarankannya untuk bisa berteduh ditempat yang aman.

“Jika tidak ada keperluan mendesak, lebih baik mengurangi aktivitas diluar rumah. Juga penggunaan alat elektronik sebaiknya dihindari saat hujan lebat. Kewaspadaan harus kita tingkatkan, dan keselamatan kita tetap yang paling utama,” Katanya Minggu, 5 Maret 2023.

Di sisi lain, dirinya juga meminta kepada masyarakat yang bekerja dilapangan untuk selalu memperhatikan alat pelindung diri (APD) mulai dari helm, vest, sarung tangan dan sepatu yang layak. 

--page

Terlebih bagi para pekerja yang bekerja dengan resiko tinggi, seperti yang berhubungan dengan listrik, api dan lainnya saat bekerja diluar ruangan disaat cuaca ekstrim seperti sekarang, tentu prosedur K3 dalam bekerja perlu diperhatikan.

“Mulai dari pemerintah, pihak perusahaan, hingga pekerja sendiri dan masyarakat luas kami minta untuk bersama-sama saling menjaga dan memperhatikan keselamatan disaat sekarang ini. Selalu waspada terhadap potensi musibah dan lengkapi diri dengan perlengkapan keamanan selama beraktivitas,” pungkasnya. (PATHUR/H)