BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Wakapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol H. Agung Budijono melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Seruyan di Kuala Pembuang, Senin, 20 Maret 2023.
Kunjungan sekaligus silaturahmi didampingi Kapolres Seruyan AKBP Gatot Istanto dihadiri Sekretaris Daerah Djainuddin Noor, Kajari Seruyan Gusti Hamdani, DPRD Seruyan, Forkopimda, PJU Polres, tokoh agama, masyarakat, pemuda serta Bhayangkari.
Alumni Akpol Angkatan 91 tersebut mengatakan, ada dua pesan penting yang menjadi atensi khusus terkait kedatangannya ke Kabupaten Seruyan.
Pertama, terkait Karhutla. Pasalnya, pada saat meeting yang dipimpin langsung Menko Polhukam di Jakarta baru-baru ini, Wakapolda diundang bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng beserta dua provinsi lain, khusus untuk membahas penanganan Karhutla.
“Karhutla ini menjadi atensi pemerintah, saat rapat dengan Menko Polhukam yang diundang hanya tiga provinsi yakni, Kalteng, Kalbar dan Riau,” katanya.
--page
Menurutnya, Kalteng berada di peringkat 1 kerawanan Karhutla. Diantara 3 provinsi itu, Kalteng berada peringkat teratas potensi Karhutla, usai rapat dengan Menko Polhukam, pihaknya bersama Wagub Kalteng berkomitmen akan mengunjungi seluruh kabupaten se-Kalteng untuk mengantisipasi dan penanganan lebih lanjut terkait Karhutla.
Kedua kata Wakapolda, terkait penanganan stunting didaerah. Bagaimana menciptakan generasi penerus yang berkualitas, Kementrian Agama (Kemenag) memiliki peranan penting pencegahan stunting di keluarga.
“Saya titip pesan kepada Kementrian Agama (Kemenag), nikah itu memang ada persyaratannya, tetapi harus didukung dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengasuh anak. Bagaimana nanti melahirkan anak yang berkualitas, anak yang sehat, berprestasi, dan lainnya,” tuturnya
Untuk itu Wakapolda meminta agar diberikan edukasi sebelum melaksanakan pernikahan, dengan memberikan bekal ilmu, keterampilan, tentang bagaimana mengurus keluarga,” tandanya. (FAHRUL/J)









