BORNEONEWS, Nanga Bulik - Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Lamandau rentan berpotensi terjadi banjir. Terutama di daerah pemukiman dengan saluran air atau drainase yang buruk.
Karena kondisi itu, Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Lamandau untuk memperhatikan saluran air yang ada di wilayahnya masing-masing.
“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Karena kita lihat curah hujan sekarang cukup tinggi, maka perlu diperhatikan drainase diwilayah masing-masing. Jika ada sampah tolong dibersihkan,” ucap Bupati, Sabtu, 25 Maret 2023.
Dikatakan Hendra, pihaknya juga telah meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperhatikan dan memastikan saluran air berjalan lancar. Selain itu, jika ada pohon yang sudah terlihat tua, maka harus ditebang agar tidak tumbang akibat cuaca buruk.
“Saya sudah minta kepada DLH dan Dinas PUPR untuk memastikan saluran air lancar dan menebang pohon tua. Karena cuaca sekarang sering ada angin kencang. Jadi berbahaya jika ada pohon tua yang tidak ditebang tertiup angin,” ujarnya.
--page
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih. Tidak membuang sampah sembarangan apalagi membuang sampah ke saluran air atau drainase. Sehingga hal tersebut dapat mencegah meluapnya air dan menghindari penyakit musiman saat musim hujan tiba.
“Kita jaga lingkungan kita sama-sama. Percuma dibersihkan kalau ada pihak yang tidak bertanggung jawab terus-terusan membuang sampah ke dalam drainase. Air jadi tersumbat lagi dan ini sangat berpotensi banjir dan memunculkan penyakit,” sebutnya.
Bupati menambahkan, penyakit yang datang saat musim penghujan perlu diwaspadai. Penyakit seperti diare hingga demam berdarah (DBD) sangat rentan terjadi saat musim penghujan. Penting untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing untuk mencegah penyakit tersebut. (HENDI NURFALAH/J)









