PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah mengatakan penanganan kemiskinan menjadi kunci suksesnya penurunan stunting. Untuk itu, Pemko berkomitmen untuk menggencarkan program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan.

"Tantangan ini harus diatasi dengan baik agar generasi masa depan bisa menjadi generasi yang unggul, berdaya saing, dan berkualitas. Melalui program kami sampai 2024 semoga mampu mengatasi persoalan ini," katanya, Kamis, 6 April 2023.

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPS) itu menyebutkan, ada beberapa penyebab resiko stunting di antaranya kemiskinan, kurangnya sarana air bersih dan sanitasi, pendidikan dan akses layanan kesehatan dari permukiman warga.

Sementara dalam upaya penurunan stunting ada beberapa kendala yang dialami di antaranya koordinasi lintas sektoral antar tim percepatan penurunan stunting belum maksimal, belum ada realisasi aksi bersama dari TPPS Kota Palangka Raya, belum lengkapnya alat antropometri (alat timbang ukur standar) yang tersedia di posyandu.

“Kami saat ini sedang berproses dan kami juga menjalin kerjasama dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK) bersama para relawan dalam mencapai titik penjuru untuk memberikan pemahaman kepada warga di pelosok tentang Stunting,” ungkapnya.

--page

Dengan adanya kolaborasi ini sambung Umi, yang menjadi target dalam penurunan stunting dapat segera terwujud seiring dengan menurunnya angka kemiskinan.

Karena kemiskinan adalah implikasi dari pencapaian kesejahteraan, jadi untuk mencapai kota yang maju rukun dan sejahtera tentu harus diimbangi dengan capaian-capaian. (HENDRI/J)