BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam menjalani ibadah bulan puasa perlunya menjaga badan agar tetap sehat dan bugar dengan melakukan salah satu aktivitas fisik yaitu olahraga, serta menjaga pola makan saat sahur dan berbuka.
Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kotawaringin Barat Imada Faila Shova mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjaga kondisi tetap sehat selama bulan Ramadan.
"Jenis olahraganya kalau menurut saya, saya lebih cenderung ke penguatan otot. Strength training kayak fitnes ya latihan beban yang sifatnya itu meningkatkan masa otot, bukan membakar lemak. Pembentukan otot, supaya masa otot kita selama puasa gak hilang, gak susut gitu menjaga masa otot," katanya pada Sabtu, 8 April 2023.
Selain itu, dirinya menyampaikan hal penting lainnya yang perlu diperhatikan yaitu mengatur dan menjaga pola makan seperi asupan nutrisi sehari-hari selama bulan ramadan, bak pada saat sahur dan berbuka serta kalori yang dibutuhkan sesuai aktivitas sehari-hari.
Kemudian kapan waktu yang tepat untuk melakukan olaharaga selama bulan puasa?
--page
Ia menjelaskan bahwa melakukan olahraga di bulan Ramadan bisa dilakukan kapanpun, dari pagi sampai sore yang disesuaikan oleh kemampuan fisik atau kondisi tubuh masing-masing.
"Tergantung kondisi tubuhnya, kesiapan tubuhnya. Tiap orang punya kondisi tubuh yang beda-beda," jelasnya.
Lalu apakah bisa dilakukan pada saat malam hari?
Ketua Kormi Kotawaringin Barat menyampaikan bahwa tidak masalah jika dilakukan pada malam hari selama kondisi baik dari segi fisik ataupun lainnya.
"Tapi karena kesibukan atau sebagainya ya, terus sekarang kan banyak tuh yang olahraga malam, selama itu baik kondisi mampu aja ya silahkan aja atau konsultasi aja ke dokter karena sifatnya itu personal sebab ada faktor usia, ia terlatih atau tidak, beda-beda gitu," tuturnya. (NURITA/H)









