BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau Hendra Lesmana meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, untuk mengedepankan langkah integratif dan inovatif untuk mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur.
“Langkah integratif dan inovatif harus dikedepankan sehingga pembangunan akan lebih fokus, menyeluruh, dan terintegrasi,” kata Bupati Hendra di Nanga Bulik, Minggu, 9 April 2023.
Bupati mengakui, target capaian kinerja pembangunan, yakni laju pertumbuhan ekonomi minimal tujuh persen, tingkat kemiskinan tidak lebih dari 3,8 persen, tingkat ketimpangan pendapatan minimal 0,24 persen.
Selanjutnya, indeks pembangunan manusia minimal 71,99 persen, pendapatan perkapita paling sedikit 11,6 juta per tahun, dan angka stunting diturunkan hingga tidak lebih dari 13,95 persen.
“Target tersebut harus dicapai. Tentu dengan kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan bersama masyarakat. Ini akan menjadi modal penting serta pemicu untuk semakin bersemangat dalam pembangunan,” ujarnya.
--page
Dijelaskan Hendra, dengan mengoptimalkan pendanaan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, yang sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 212 tahun 2022.
“Pembangunan untuk sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, kegiatan keagamaan dan sektor lainnya yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat, serta meningkatkan pelayanan publik,” terangnya.
Selama ini dalam pelaksanaan pembangunan, memang ada program yang sudah berhasil dan ada juga yang keberhasilannya tertunda. Masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Sangat dihargai kalau ada masyarakat yang puas dan tidak puas terhadap program pembangunan yang ada.
“Kami akan berbuat semaksimal mungkin untuk kemajuan daerah ini. Terus berjuang bersama untuk wujudkan Lamandau Juara (Jujur, Unggul, Adil, Religius dan Aman),” tandasnya. (HENDI NURFALAH/J)









