BORNEONEWS, Sukamara - Dalam beberapa hari ini warga di bantaran Sungai Jelai yang ada di Kabupaten Sukamara dihebohkan dengan munculnya buaya di sekitar pemukiman warga.
Dedi, seorang warga di bantaran Sungai Jelai menceritakan, kemunculan buaya di permukiman penduduk membuat heboh warga. Seorang warga berupayamenangkap buaya tersebut dengan menggunakan jaring.
“Buaya yang ditangkap warga berukuran panjang sekitar 1,5 meter, dan kondisinya sudah mati,” kata Dedi.
Warga lain menuturkan, kemunculan buaya memang sering didapati oleh warga di sekitar pemukiman penduduk. Warga menduga buaya-buaya tersebut bersembunyi di sekitar tumbuhan air yang terdapat di sekitar pemukiman penduduk.
“Karena debit air sungai naik maka kemungkinan buaya-buaya tersebut merasa terusik dan muncul ke permukaan,” ujar warga lainnya.
Dedi juga menceritakan, buaya yang ditangkap warga dengan kondisi sudah mati tersebut langsung dihanyutkan kembali ke sungai. Warga meyakini apabila buaya tersebut diambil atau dimakan maka akan mendatangkan bahaya bagi warga.
“Memang warga masih percaya kalau sampai mengganggu atau menangkap, apalagi sampai memakan daging buaya, maka akan menjadi korban buaya juga,” cerita Dedi.
Sarli, seorang warga lainnya juga menceritakan,keberadaan buaya sungai memang sering dijumpai oleh nelayan yang biasa mencari ikan di Sungai Jelai. Namun buaya yang sering ditemui masih berukuran kecil.
“Namun nelayan sungai tidak ada yang berani mengambil anak buaya tersebut, meskipun tersangkut di jaring ikan. Biasanya akan dilepaskan lagi,” ujar Sarli. (fah/*)



