Warga Kota Sukamara yang tinggal di bantaran Sungai Jelai dihebohkan denganmunculnya buaya di sekitar permungkiman warga. Buaya yang sempat membuat sebagianwarga takut untuk beraktivitas di sungai akhirnya berhasil ditangkap.
Biaya yang ternyata masih tergolong 'anak buaya' tersebut berhasil ditangkap warga dengan jaring. Para warga yang turut menangkapo anak buaya tersebut langsung mengangkatnya tanpa rasa takut.
Rita salah seoranng warga yang tinggaldi bantaran sungai mengatakan kemunculan buaya sungai ini membuat dirinya khawatir untuk beraktivitas di Sungai Jelai. “Meski sudah ditangkap dalam keadaanmati saya tetap takut jika masih ada buaya lain yang masih hidup dan bekeliarandi Sungai Jelai. Apalagi keadaan air sungai sedang naik saat ini,” kata Rita diSukamara, Selasa (15/03).
“Ukuran buaya ini sekitar 1,5 meter danini masih golongan anak buaya. Setelah terjerat jaring dan dianagkat, ternyata buaya tersebut sudah mati. Oleh warga bangkainya kembalidihanyutkan ke sungai,” ucap Rita.
Rita melanjutkan, buaya yang ditangkaptersebut memang sengaja dihanyutkan kembali karena warga mempercayai bahwabuaya tersebut tidak boleh dipelihara apalagi dimakan karena hal tersebutdapat menimbulkan bahaya. Kepercayaan masyarakat setempat meyakini, bahwa mereka yang makan daging buaya, maka kelak merekajuga akan dimakan oleh buaya!(MG-13/*)



