BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengimbau kepada para pemudik untuk memastikan semua keamanan rumah dan memberitahukan ke RT/RW jika melakukan perjalanan. Ini demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami telah menyiapkan dua pos jaga, di Simpang Sepaku dan di Kecamatan Delang dengan jumlah personel yang ditugaskan sebanyak 86 orang,” katanya.
Sebelumnbya, Bupati Lamandau memimpin apel gelar pasukan operasi Ketupat Telabang tahun 2023 di halaman Mapolres Lamandau.
Operasi dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan lebaran itu mengangkat tema ‘Mudik Aman Berkesan’. Diikuti anggota Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD dan Ormas yang ada di wilayah setempat.
Apel gelar pasukan itu merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2023, serta wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder terkait pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Dalam amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, yang dibacakan oleh Bupati Lamandau menyampaikan bahwa Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara optimal melalui operasi terpusat selama 14 hari sejak 18 april hingga 1 Mei 2023.
--page
“Operasi Ketupat tahun ini memastikan kesiapan dari pemerintah bersama stakeholder untuk menyelenggarakan atau mengawal arus mudik dan balik Idul Fitri 1444 Hijriyah,” kata Hendra. (HENDI NURFALAH/Y)









