MESIN di pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik Perusahan Listrik Negara (PLN) Rayon Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), yang berada di Kecamatan Tewah kembali mengalami kerusakan. 


Di samping itu, mesin sewa yang berada di Kuala Kurun juga dilakukan perawatan. 


Terkait hal itu, pihak PLN  Kuala Kurun pun harus melakukan pemadaman bergilir.


Manager PLN Rayon Kuala Kurun, Penyang mengatakan, akibat adanya kerusakan mesin dan perawatan mesin mengakibatkan PLN kekurangan daya mampu 850 KW. 


Hal itu menyebabkan PLN tidak mampu mengalirkan listrik secara normal seperti biasanya.


“Kami terpaksa melakukan pemadaman bergilir dengan system rotasi dari pukul 09.00 - 15.00 WIB sekitar 850 KW dan jam 17.00 -22.00 sekitar 300 KW,” kata Penyang, Rabu (16/3/2016) siang.


Terkait dengan adanya pemadaman tersebut, pihak PLN telah menyampaikan pengumuman melalui selebaran kertas yang juga berisikan jadwal pemadaman. 


Hal itu supaya diketahui oleh masyarakat dan melakukan persiapan sebelum dilakukan pemadaman bergilir. Dari pengumuman yang diedarkan pemadaman bergilir dimulai 16 hingga 31 Maret 2016.


“Apabila daya pembangkit PLTD Tewah sudah normal maka listrik akan kami nyalakan tanpa pemberitahuan lagi. Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan kondisi PLTD Kuala Kurun dan PLTD Tewah. Atas kejadian ini kami PT PLN Rayon Kuala Kurun, mohon maaf,” tukasnya.


Terkait dengan adanya pemadaman bergilir. Masyarakat berharap supaya pemadaman bergilir jangan terlalu lama. 


Mengingat energi listrik sangat diperlukan, baik untuk peralatan perkantoran mau pun peralatan rumah tangga.


“Harus cepat dilakukan perbaikan dan perawatan supaya listrik kembali normal,” kata Siwer Latan, 35, warga Kuala Kurun.


Dia juga berharap agar pemadaman yang dilakukan memang sesuai jadwal yang telah disebarkan PLN melalui pengumuman,

Jangan sampai terjadi kekeliruan jadwal yang dikhawatirkan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.(B-11)