Kesabaran warga Kota Pangkalan Bun tampaknya sudah habis. Seringnya pemadaman listrik baik secara tiba-tiba maupun bergilir membuat kegeraman warga Kota Manis memuncak.
Bahkan, salah satu organisasi kepemudaan di Kabupaten Kotawaringin Barat, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kobar, berencana menggelar aksi unjuk rasa pada hari Senin, pekan depan.
Ketua DPD KNPI Kobar, Sayid Abi Nazar mengungkapkan, aksi unjuk rasa mereka dilatarbelakangi adanya seorang warga Kampung Tempurung yang meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat berusaha mematikan genset, Kamis (17/3/2016) dini hari.
Bahkan, sambung pria yang akrab dipanggil Ebes ini, sebelumnya juga terjadi peristiwa serupa di Kecamatan Kumai.
Menurutnya, seringnya listrik padam telah membawa maut bagi warga. Oleh sebab itu, warga kota, khususnya pemuda, harus mengambil sikap. KNPI Kobar sendiri telah berkonsolidasi untuk merencanakan aksi mengecam kerapnya listrik padam.
Ia menegaskan, aksi demo yang akan dilaksanakan pada Senin pekan depan ini adalah akumulasi kekecewaan masyarakat Kabupaten Kobar. Rencananya ada beberapa titik yang bakal disambangi yakni, DPRD Kabupaten Kobar, Kantor Bupati Kobar dan terakhir adalah Kantor PLN Rayon Pangkalan Bun di Jalan Pakunegara.
“Yang paling bertanggung jawab terhadap hal ini adalah pemerintah kabupaten dan DPRD sebagai wakil rakyat juga harus bersikap tegas.”
Banjir dukungan
Rencana aksi unjuk rasa yang digalang DPD KNPI Kobar ini ternyata mendapat dukungan dari warga Kota Pangkalan Bun. Pantauan Borneonews di media sosial Facebook pada grup Berniaga Pangkalan Bun Jual Beli, ratusan akun juga merasa geram dengan seringnya listrik padam di Kota Manis.
Mereka pun menunjukkan dukungan mereka terhadap rencana aksi demo dari organisasi yang mewadahi kepemudaan tersebut. Berikut beberapa bentuk komentar mereka.
@Zhang Eboet Moelkan Basnoe.”Dukuuuuuung.”
@Gian Achmad. “Lanjutkan!
@Muhammad Hafizd. “Siapkn pasukan x yg banyak.”
@M Imam Nur Iman. “ngumpul di mana? wkwk.”
@Jan Nata. “Berangkat...”
@Madyy Al Amin. “Ayo ayo.....jgn cuma koar2 d sosmed........kalo di biarkan PLN akan makin semena-mena.”
@Teguh Anggoro Parulian. “dimana kumpulnya dan jam berapa..???
@Alabio Jingah Rabit. “Cucuk.aku sangat3 setuju kabari bila berangkat.”
@Kedai Paris Serempak. “demo bersatu...KOMPAK UNTUK PANGKALANBUN.”
(KK/B-12)


