BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemkab Kapuas melalui Dinas Ketahanan Pangan telah melakukan sosialisasi keamanan pangan segar kepada ibu-ibu atau kelompok tani wanita di Desa Anjir Mambulau Timur, Kecamatan Kapuas Timur.
Bertempat di balai Desa Anjir Mambulau Timur, kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya dalam menambah wawasan dan pemahaman tentang memilih dan mengolah bahan serta memproduksi pangan segar yang aman untuk dikonsumsi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kapuas, Kusmiatie melalui Kabid Keamanan Pangan Natalia Saptani mengatakan pangan yang aman sangat penting perannya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Oleh karena itu, lanjut dia segala upaya dilakukan secara optimal agar pangan yang aman dan bermutu tersedia memadai dan aman pula dikonsumsi.
"Kami sudah sosialisasikan keamanan pangan di Desa Anjir Mambulau Timur kemarin. Agar warga mengetahui pangan yang aman harus terhindar dari cemaran biologis, kimia dan benda- lainnya yang dapat mengganggu kesehatan serta tidak bertentangan dengan budaya dan agama," katanya, Rabu, 10 Mei 2023.
--page
Menurut dia, pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia untuk menunjang kehidupan. Kebutuhan akan pangan meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk. Pemerintah berupaya mewujudkan ketahanan pangan.
Karena, dalam Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 Ketahanan Pangan didefinisikan sebagai kemampuan Negara dan Bangsa dalam menyediakan pangan yang cukup baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau.
Serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan.
Adapun dalam kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Anjir Mambulau Timur, Koordinator BPP Kecamatan Kapuas Timur dan PPL Kapuas Timur. (DODI RIZKIANSYAH/H)









