BORNEONEWS, Sampit - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir mengatakan Muhammadiyah selalu mengawal Pemilu secara moral dan sosial agar kontestasi pemilu berjalan normal, luberjurdil, dan bermartabat.
"Kuncinya penyelenggara pemilu termasuk pemerintah juga TNI-Polri dan semua pihak bisa memposisikan diri secara adil objektif dan sebagai wasit yang baik," kata Haedar, Selasa, 17 Mei 2023.
Kelompok masyarakat harus menjadikan Pemilu ini sebagai kontestasi yang lumrah seperti halnya sepak bola atau pertandingan olahraga agar tidak terlalu berat beban lalu menjadi bersifat fanatik.
"Pilihan politik itu memang pilihan setiap orang tetapi jangan fanatik berlebihan lalu membuat pemilu itu menjadi berat," ujarnya.
Semua pihak harus membangun ekosistem yang baik. Tidak mudah terprovokasi pernyataan dari tokoh atau siapapun yang memancing situasi. Kampus, ormas, organisasi keagamaan, dan media harus menjadi kanal dari situasi yang seperti itu.
--page
"Jangan sampai juga ada pernyataan kalau ini yang menang Indonesia terancam sebaliknya kalau ini yang menang Indonesia akan terjamin selalu membawa situasi politik pada alarm kontestasi politik kita jadi wajar dan dewasa," demikian Haedar. (DEWI PATMALASARI/R)









