BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengingatkan pentingnya waspada terhadap masalah kekeringan.
“Di tahun 2015 ada fenomena alam yang bernama El Nino yang menyebabkan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan,” tutur Tito dalam rapat bersama pemerintah daerah instansi terkait secara virtual, Senin 22 Mei 2023.
Saat itu, terjadi hutan-hutan Sumatera bagian Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Utara.
Bersyukur setelah itu ada fenomena alam La Nina yang curah hujannya sangat tinggi, sehingga meskipun musim kemarau, curah hujan sangat tinggi sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan berkurang dan kekeringan juga berkurang.
“Di tahun 2023 ini kita kembali merasakan fenomena El Nino, kita harus mewaspadai kekeringan karena akan berdampak pada panen dan produksi pangan,” ungkapnya.
--page
Ia meminta setiap daerah perlu mengidentifikasi apakah dampak dari kurangnya curah hujan di daerah dapat mengakibatkan kelangkaan pangan tertentu dan menyebabkan inflasi.
“Karena kelangkaan pangan bisa menyebabkan harga naik dan akan memicu inflasi,” tegasnya. (HERMAWAN DP/Y)









