BORNEONEWS, Sampit - Dua orang pemuda yang masih di bawah umur masing-masing berusia 15 tahun dan 16 tahun, menabrak pengendara motor saat hendak kabur begitu melihat polisi sedang patroli di Jalan Jaksa Agung, Sampit, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu, 4 Juni 2023.
Insiden tabrakan tersebut terjadi saat anggota Satlantas Polres Kotim melakukan patroli rutin untuk mencegah aksi balap liar yang kerap kali terjadi di jalan tersebut.
Saat anggota Satlantas Polres Kotim datang di lokasi tersebut, terdapat segerombolan anak muda yang diduga melakukan aksi balap liar. Melihat anggota polisi datang, segerombolan pemuda itu berhamburan kabur menghindari patroli.
Pada saat para pemuda tersebut behamburan lari dengan memacu kuda besinya dengan kencang, tiba-tiba saat itu melintas dari arah barat menuju arah selatan sepeda motor jenis Honda CRF TTNKB yang dikendarai oleh P (48) berboncengan dengan anaknya yang masih berusia 7 tahun.
Saat di lokasi kejadian, datang dari arah berlawanan sepeda motor jenis Yamaha Fazio yang dikendarai oleh dua orang tersebut. Mereka diduga hendak kabur saat melihat kedatangan polisi berpatroli. Namun tiba-tiba, menyenggol motor milik korban hingga terjatuh.
--page
"Saat itu kedua pemuda melaju dengan kecepatan tinggi bersama gerombolannya hingga memenuhi badan jalan hingga menabrak pengendara tersebut," kata Kasatlantas Polres Kotim AKP Azmi Halim Permana, Senin, 5 Juni 2023.
Akibatnya, anak yang masih berusia 7 tahun mengalami patah di bagian tangannya dan salah satu pemuda tersebut jua mengalami patah tangan hingga harus dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan.
"Kini barang bukti kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan telah diamankan dan pengendara sepeda motor masih kami lakukan pemeriksaan," ungkap Azmi. (BUDDI RAHMAT H/Y)









